Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the consultstreet domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/satria230285/public_html/serkindo.com/wp-includes/functions.php on line 6131
ISO Archives - Page 87 of 100 - SERKINDO
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "contact-widgets-contact-block" was enqueued with dependencies that are not registered: . Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/satria230285/public_html/serkindo.com/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "contact-widgets-social-block" was enqueued with dependencies that are not registered: . Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/satria230285/public_html/serkindo.com/wp-includes/functions.php on line 6131

Manfaat dari iso 45001

Penerapan iso 45001 ini mempunyai berbagai manfaat yang bisa berdampak baik bagi perusahaan. contohnya :

  • Mengembangkan kebijakan K3
  • Bisa menentukan bahaya dan risiko K3 serta mempunyai upaya untuk menyelesaikan dan meminimalisir potensinya
  • Meningkatkan kesadaran semua pihak yang berkaitan tentang pentingnya sistem manajemen K3
  • Meningkatkan kinerja perusahaan
  • Memastikan para karyawan dan semua pihak ikut berpartisipasi secara langsung

Perbedaan Utama ISO 45001 dengan OHSAS 18001

Struktur

Klausul ISO 45001 

  • Scope
  • Leadership
  • Planning
  • Support
  • Operation
  • Acuan Normatif
  • Ketentuan dan definisi
  • Konteks Organisasi
  • Evaluasi kinerja
  • Perbaikan

Klausul OHSAS 18001

  • Scope atau jangkauan
  • Publikasi referensi
  • Ketentuan dan definisi
  • Persyaratan sistem manajemen OHSAS

Konteks Organisasi

ISO 45001 sebagai pengganti OHSAS 18001. ISO 45001 lebih fokus terhadap konteks organisasi. Pada klausulnya dijelaskan sebelum menyusun sistem manajemen K3 organisasi harus memahami kebutuhan berbagai pihak penting.

Pihak tersebut dituntut untuk mempertimbangkan isu K3 di internal maupun eksternal. Tentunya isu tersebut yang berdampak bagi organisasi dalam memenuhi tujuan dalam sistem manajemen K3.

Leadership

Leadership atau manajemen puncak menjadi aspek utama dalam seluruh manajemen yang ada dalam organisasi. Komitmen yang kuat dari leadership ini sangat dibutuhkan. Selain itu organisasi juga membutuhkan pekerja yang memiliki komitmen dalam sistem manajemen K3.

Sedangkan OHSAS 18001 memiliki sifat tunggal. Yang artinya sistem manajemen organisasi menggunakan tanggung jawab pada manajemen atau manajer K3.

Keikutsertaan karyawan

Tentunya sistem ini membutuhkan keikutsertaan dari individu di organisasi. Tanpa adanya pekerja sistem ini tidak dapat dijalankan dengan baik. Standar ini menekankan keikutsertaan karyawan terutama dalam sistem manajemen K3.

#badansertifikasiisodiindonesia
#badansertifikasilsupjakarta
#badansertifikasiisoterakreditasikanjakarta
#biayasertifikasiisojakarta
#biayasertifikasiiso14001
#biayasertifikasiiso45001
#biayasertifikasiiso37001
#birojasapengurusansmk3tangerangselatan
#hargasertifikasiiso9001
#iso9001murahjakarta
#jasaiso27001
#jasaiso22000dijakarta
#jasaiso22000jakarta
#jasakonsultanisomurahjakarta
#jasapembuataniso50001
#jasapembuatansertifikatlsupsurabaya
#jasasertifikasismk3jakarta
#jasasertifikasilsupjakarta
#jasasertifikasismk3murahjakarta
#jasalsupmurahterpercayajakarta
#jasalsupjakarta

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia
Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39
Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya
Kec. Serpong Utara Kota Tangerang Selatan
Banten 15324

(021) 27623853 / 081293579959
cs@serkindo.com – www.serkindo.com

Langkah Pengurusan Sertifikasi ISO 9001:2015

Seiring dengan banyaknya pertanyaan yang masuk ke team kami tentang bagaimana langkah-langkah pengurusan sertifikasi ISO 9001:2015, maka artikel kami kali ini akan memberikan gambaran pengurusan tersebut. Sertifikasi ISO

Seperti yang kita ketahui bahwa Sertifikasi ISO 9001:2015 hanya dikeluarkan oleh lembaga/badan sertifikasi resmi. Di Indonesia terdapat banyak Badan sertifikasi resmi yang  dapat mengelarkan sertifikat ISO 9001:2015 tersebut, seperti SGS, TUV,BVQI, URS, DQS, NQA,  dll.

Untuk dapat mengajukan sertifikasi ISO 9001:2015 ke badan Sertifikasi maka perusahaan/organisasi harus memenuhi persyaratan berikut, antara lain:

  1. Telah menerapkan sistem manajemen mutu IS0 9001:2015
  2. Lulus audit sertifikasi

 

Bila perusahaan/organisasi telah menerapkan ISO 9001:2015 perusahaan/organisasi dapat  mengajukan diri untuk diaudit ke badan sertifikasi yang dikehendaki. Pada ISO 9001 sebelumnya (2008),  Badan sertifikasi akan meminta perusahaan untuk mengirimkan dokumen ISO 9001 seperti  pedoman mutu, kebijakan mutu, sasaran mutu, 6 prosedur wajib, prosedur kerja departemen / bagian, bukti pelaksanaan internal audit dan rapat tinjauan manajemen. Namun pada ISO 9001:2015 ini, Sebelum dilakukan proses audit, Badan Sertifikasi akan meminta informasi-informasi tertulis (documented information) yang membuktikan perusahaan telah menerapkan ISO 9001:2015, seperti dokumen Konteks Organisasi, Identifikasi Internal/Eksternal Issue, Identifikasi kebutuhan dan ekspektasi Stake Holder, Risk Assessment Report, Kebijakan, Objective, bukti internal audit & management review, serta beberapa prosedur/informasi tertulis terkait dengan core process (proses inti). Tidak ada lagi keharusan mengirim 6 prosedur wajib dan Pedoman mutu (manual). Namun perusahaan dapat saja menempatkan context organisasi dalam dokumen yang disebut pedoman mutu atau manual perusahaan. Sertifikasi ISO

Jumlah hari dan waktu yang dibutuhkan untuk audit sertifikasi ditentukan oleh ruang lingkup, jumlah karyawan dan bidang pekerjaan dari perusahaan/organisasi. Secara teknis, audit sertifikasi dilakukan dalam 2 stage:

  1. stage 1, tahap ini bertujuan memeriksa pemenuhan persyaratan dokumentasi, oleh beberapa Badan Sertifikasi stage 1 ini biasanya dilakukan Off site, tidak perlu datang ke perusahaan (mempertimbangkan urgency-nya).
  2. stage 2, untuk memeriksa pemenuhan persyaratan implementasi secara keseluruhan di perusahaan/organisasi.

Bila tidak ditemukan kegagalan Major pada saat audit dan semua kegagalan minor & observasi telah dilakukan perbaikan maka perusahaan/organisasi dapat dinyatakan lulus Sertifikasi ISO 9001:2015. Sertifikat akan diterbitkan oleh Badan Sertifikasi  rata-rata 1 bulan setelah semua temuan diperbaiki.

Sertifikat ISO 9001:2015 berlaku untuk 3 tahun. Di antara 3 tahun itu, Badan Sertifikasi akan melakukan audit surveillance 6 bulan sekali atau satu tahun sekali untuk memastikan konsistensi penerapan ISO 9001:2015 di perusahaan/organisasi. Setelah 3 tahun, Perusahaan akan diaudit re-sertifikasi, untuk pembaharuan dan perpanjangan sertifikat.

Besarnya biaya sertifikasi ISO 9001:2015 tergantung bidang pekerjaan dan, ruang lingkup dan besarnya perusahaan/organisasi.  Dan setiap badan sertifikasi pun memiliki standar harga yang berbeda-beda pula. Setidaknya sebuah perusahaan yang akan melakukan sertifikasi ISO 9001:2015 harus mempersiapkan :

  • Biaya audit sertifikasi dikeluarkan di awal pengajuan sertifikasi.
  • Biaya audit surveillance dikeluarkan menjelang surveilance (6 bulan sekali atau setahun sekali).

Proses Sertifikasi dapat berjalan dengan lancar bila perusahaan telah menerapkan persyaratan ISO 9001:2015 secara konsisten.

Demikian informasi yang bisa kami share, semoga bermanfaat untuk bisnis anda. Jika anda membutuhkan konsultan ISO segera hubungi kami dan dapatkan harga promo special.

#badansertifikasiisodiindonesia
#badansertifikasilsupjakarta
#badansertifikasiisoterakreditasikanjakarta
#biayasertifikasiisojakarta
#biayasertifikasiiso14001
#biayasertifikasiiso45001
#biayasertifikasiiso37001
#birojasapengurusansmk3tangerangselatan
#hargasertifikasiiso9001
#iso9001murahjakarta
#jasaiso27001
#jasaiso22000dijakarta
#jasaiso22000jakarta
#jasakonsultanisomurahjakarta
#jasapembuataniso50001
#jasapembuatansertifikatlsupsurabaya
#jasasertifikasismk3jakarta
#jasasertifikasilsupjakarta
#jasasertifikasismk3murahjakarta
#jasalsupmurahterpercayajakarta
#jasalsupjakarta

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia
Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39
Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya
Kec. Serpong Utara Kota Tangerang Selatan
Banten 15324

(021) 27623853 / 081293579959
cs@serkindo.com – www.serkindo.com

Badan sertifikasi iso yang bagus

Untuk menentukan mana yang terbaik, tentu banyak bergantung karakteristik dan tujuan organisasi yang akan melakukan sertifikasi. Beberapa variabel di bawah ini semoga bisa membantu bagaimana organisasi memilih Badan Sertifikasi (BS) ISO:

  1. Bersertifikat akreditasi KAN yang masih berlaku

    Pastikan bahwa BS sudah diakui oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk memberikan sertifikasi standard ISO di ruang lingkup/ bidang yang akan disertifikasi. Pastikan juga bahwa akreditasi KAN yang diperoleh BS tersebut masih berlaku dengan memeriksanya di website KAN.Sebenarnya BS yang diakreditasi komite akreditasi negara lain tidak masalah, selama komite akreditasi tersebut telah sudah bekerjama dalam International Acreditation Forum (IAF). Namun alangkah baiknya menghormati lembaga milik pemerintah jika organisasi yang disertifikasi masih berdomisili di Indonesia. Dengan adanya akreditasi KAN, kita bisa berharap kinerja BS lebih termonitor karena kedekatan geografis.Jika standard ISO yang akan disertifikasi bukanlah standard yang masih dalam ruang lingkup kemampuan akreditasi KAN tentu point pertama ini bisa diabaikan. Misalnya untuk ISO 50001, KAN belum melayani jasa akreditasi sehingga BS yang tersedia tentu hanya diakreditasi oleh lembaga akreditasi selain KAN. Namun jika masih dalam ruang lingkup akreditasi KAN sebaiknya point ini dipertimbangkan, khususnya untuk standar ISO yang telah diadopsi sebagai SNI, misalnya SNI ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu.

Sebagai contoh perusahaan yang memproduksi alat-alat listrik ingin sertifikasi ISO 9001, maka sebaiknya perusahaan tersebut memilih BS yang telah terakreditasi oleh KAN dalam hal sertifikasi standard ISO 9001 untuk organisasi di bidang peralatan listrik.

  1. Sesuai ekspektasi customer

Jika organisasi merupakan eksportir yang menjual produk ke negara tertentu, perhatikan lembaga akreditasi yang bisa diterima negara tersebut. Hal ini untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan otoritas publik di sana. Misalkan produk dijual ke Australia dan New Zealand, carilah BS yang telah mempunyai akreditasi dari JAS-ANZ (semacam Komite Akreditasi Nasional-nya Australia dan New Zealand).Meskipun, dalam contoh tersebut, jika eksportir menggunakan BS yang hanya terakreditasi lembaga seperti UKAS maupun KAN mungkin juga tidak akan ditolak. Karena keberterimaan akreditasi antar negara sudah diatur melalui kesepakatan dalam forum-forum seperti Pasific Accreditation Cooperation (PAC) dan International Acreditation Forum (IAF). Namun apa salahnya berhati-hati dan memberikan nilai yang lebih menghargai customer.

Jika customer adalah sebuah perusahaan yang telah bersertifikat ISO, mungkin perlu dipertimbangkan juga untuk menggunakan BS yang dipilih dan dipercaya oleh customer tersebut. Sehingga sertifikat yang dimiliki organisasi memberikan kredibilitas di mata customer. Atau mungkin lebih baik jika organisasi mengkomunikasikan secara langsung dengan customer tentang BS yang diharapkan.

  1. Berpengalaman dalam bidang yang relevan

Perhatikan pengalaman BS dalam memberikan jasa audit dan sertifikat. Apakah BS pernah dipercaya dalam sertifikasi perusahaan yang sejenis dengan usaha atau ruang lingkup bidang yang akan disertifikasi? Apakah perusahaan sejenis yang telah disertifikasi oleh BS tersebut merupakan perusahaan yang dikenal sebagai perusahaan bagus dan terkenal?Semakin banyak pelanggan BS serta semakin panjang pengalamannya dalam sertifikasi dan surveillance di bidang yang sejenis menunjukkan spesialisasi dan kemampuannya yang dipercaya banyak pihak.

  1. Kejelasan status lembaga

Mungkin status BS juga menjadi pertimbangan dalam mengetahui reputasi BS. Apakah BS tersebut merupakan Cabang dari BS yang sudah terkenal di luar negeri. Atau apakah BS merupakan semacam francise yang menggunakan merek salah satu BS yang sudah ada namun secara manajemen terpisah secara mandiri. Ataukah juga BS yang murni merupakan BS mandiri, mempunyai merek sendiri dan bukan cabang dari BS luar negeri.Meskipun hal ini hanyalah atribut yang tidak menentukan secara substansial sebagus apa BS, tetapi BS yang merupakan Cabang dari BS yang sudah lama berdiri dan mempunyai nama terkenal di seluruh dunia tentu mempunyai internal control yang sudah mapan dan ketat untuk menjaga reputasinya.

Tidak ada salahnya organisasi yang hendak melakukan sertifikasi mereview sejauh mana prosedur sertifikasi BS dan termasuk bagaimana mengajukan komplain atas audit yang dilakukan auditor BS.

  1. Mempunyai sumberdaya yang jelas dan handal

Bukan hanya lembaga yang perlu diperhatikan. Tapi auditor yang akan diterjunkan di lapangan oleh BS juga perlu diperhatikan pengalamannya. Misalnya apakah auditor tersebut pernah bekerja di perusahaan atau organisasi sejenis dengan bidang yang akan disertifikasi? Apakah auditor berpengalaman melakukan audit di perusahaan sejenis?Dengan melihat latar belakang pengalaman auditor, organisasi dapat berharap bahwa audit yang dilakukan tidak hanya menghasilkan sertifikat saja, namun juga temuan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi improvement organisasi. Auditor dengan pengetahuan dan latar belakang manufaktur otomotif yang mengaudit sektor pendidikan sangat berpotensi tidak maksimal bagi perbaikan organisasi. Beberapa BS telah menyediakan auditor spesifik untuk bidang-bidang organisasi yang akan disertifikasi.

Akan lebih baik lagi jika auditor tersebut bukan auditor freelance. Dengan memiliki auditor tetap, BS menunjukkan kualitas dan keseriusan lembaganya dalam memenuhi pelayanan sertifikasi dan surveillance dalam jangka panjang.

  1. Bertarif transparan dan kompetitif

Tentu saja ini masalah negosiasi. Tetapi biasanya jumlah karyawan, bidang yang digeluti organisasi/ perusahaan, maupun site yang harus dikunjungi menjadi pertimbangan harga sertifikasi. Sebaiknya organisasi tidak hanya melihat biaya audit pertama saja, namun juga mempertimbangkan biaya sewaktu surveillance juga.

.https://isoindonesiacenter.com/tips-memilih-badan-sertifikasi-iso/

#iso9001

#iso90012015

#iso9001accredited

#iso9001certification

#iso9001consultant

#iso9001indonesia

#iso9001internalaudit

#iso9001internalauditor

#iso9001sertifikasi

#iso9001standard

#iso9001versi2015

#ıso9001

#lembaga sertifikasi iso

#sertifikasi iso indonesia

#sertifikasiiso

#sertifikasiiso9001

#sertifikasiisomurah

#sertifikasiisoperusahaan

#sertifikasiisosurabaya

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia
Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39
Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya
Kec. Serpong Utara Kota Tangerang Selatan
Banten 15324

(021) 27623853 / 081293579959
cs@serkindo.com – www.serkindo.com

Apa tujuan dari ISO 37001 ?

ISO 37001 dirancang untuk membantu organisasi dalam menerapkan sistem manajemen anti korupsi & suap . Standar ini menentukan serangkaian langkah-langkah yang harus diterapkan oleh organisasi untuk membantu organisasi mencegah , mendeteksi dan menangani korupsi & suap, dan memberikan bimbingan yang berkaitan dengan pelaksanaannya.

Keuntungan bagi Organisasi yang menerapkan ISO 37001

  1. Ini membantu organisasi dalam menerapkan sistem anti manajemen suap , atau dalam meningkatkan kontrol yang ada ;
    2. membantu memberikan jaminan kepada manajemen dan pemilik dari suatu organisasi , dan penyandang dana , pelanggan dan rekan bisnis lainnya , bahwa organisasi telah melaksanakan praktek kontrol anti suap yang baik yang diakui secara internasional;
    3. dalam hal penyelidikan , membantu memberikan bukti kepada jaksa atau pengadilan bahwa organisasi telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyuapan.

Langkah-langkah penerapan ISO 37001

Serangkaian langkah-langkah di antaranya :
• Kebijakan anti-suap, prosedur, dan pengendalian
• Kepemimpinan & komitmen dari pimpinan
• Penunjukan pengawas anti suap
• Pelatihan anti-suap terhadap semua pihak terkait
• Melakukan penilaian risiko suap untuk semua aktifitas
• Pelaporan, monitoring, investigasi dan ulasannya
• Tindakan korektif dan perbaikan terus-menerus

Apapun jenis organisasi, membutuhkan sertifikasi atau tidak. Penerapan system ISO 37001 dalam operasional organisasi sehari-hari akan menjadi kebutuhan. Pimpinan puncak organisasi harus menjamin suatu organisasi bisa beroperasi secara berkesinambungan. Untuk itu analisa resiko terhadap munculnya suap mau tidak mau menjadi kebutuhan dalam organisasi saat ini.

#badansertifikasiisodiindonesia
#badansertifikasilsupjakarta
#badansertifikasiisoterakreditasikanjakarta
#biayasertifikasiisojakarta
#biayasertifikasiiso14001
#biayasertifikasiiso45001
#biayasertifikasiiso37001
#birojasapengurusansmk3tangerangselatan
#hargasertifikasiiso9001
#iso9001murahjakarta
#jasaiso27001
#jasaiso22000dijakarta
#jasaiso22000jakarta
#jasakonsultanisomurahjakarta
#jasapembuataniso50001
#jasapembuatansertifikatlsupsurabaya
#jasasertifikasismk3jakarta
#jasasertifikasilsupjakarta
#jasasertifikasismk3murahjakarta
#jasalsupmurahterpercayajakarta
#jasalsupjakarta

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia
Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39
Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya
Kec. Serpong Utara Kota Tangerang Selatan
Banten 15324

(021) 27623853 / 081293579959
cs@serkindo.com – www.serkindo.com

Perubahan OHSAS menjadi ISO

ISO 45001 sebagai pengganti OHSAS 18001. Sebelum diterbitkannya iso 45001 pada tanggal 12 Maret 2018. standar keselamatan dan kesehatan kerja diatur oleh ohsas 18001.

Diterbitkannya iso 45001 ini karena sebelum adanya iso 45001, angka kecelakaan kerja sangat tinggi bahkan Internasional Labour Organization atau ILO mencatat sebanyak 2,78 juta kecelakaan kerja terjadi setiap tahunnya itu tandanya setiap hari ada 7,7 juta orang yang meninggal karena dampak dari pekerjaannya.

Bahkan di Indonesia sendiri pun mempunyai tingkat kecelakaan kerja yang sangat tinggi, pada tahun 2017 terjadi 123.000 kasus kecelakaan kerja.

Kejadian seperti ini tentu sangat memprihatinkan, sehingga muncul lah iso 45001 sebagai solusi dari masalah ini.

Iso 45001 ini diharapkan bisa memperbaiki kinerja dari ohsas 18001 yang mana belum terlalu maksimal. sehingga digantikan oleh iso 45001 namun keduanya mempunyai tujuan yang sama yaitu kesehatan dan keselamatan kerja.

Apa saja yang direvisi dari pergantian ohsas 18001 menuju iso 45001 ?

  • Yang pertama adalah konteks organisasi

Konteks organisasi dalam iso 45001 ini jauh lebih kuat dibandingkan dengan ohsas 18001

  • Manajemen puncak

Jika pada ohsas 18001 tanggung jawab K3 ada pada manajer K3 dalam iso 45001 ini ada yang namanya kepemimpinan atau di leadership

#badansertifikasiisodiindonesia
#badansertifikasilsupjakarta
#badansertifikasiisoterakreditasikanjakarta
#biayasertifikasiisojakarta
#biayasertifikasiiso14001
#biayasertifikasiiso45001
#biayasertifikasiiso37001
#birojasapengurusansmk3tangerangselatan
#hargasertifikasiiso9001
#iso9001murahjakarta
#jasaiso27001
#jasaiso22000dijakarta
#jasaiso22000jakarta
#jasakonsultanisomurahjakarta
#jasapembuataniso50001
#jasapembuatansertifikatlsupsurabaya
#jasasertifikasismk3jakarta
#jasasertifikasilsupjakarta
#jasasertifikasismk3murahjakarta
#jasalsupmurahterpercayajakarta
#jasalsupjakarta

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia
Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39
Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya
Kec. Serpong Utara Kota Tangerang Selatan
Banten 15324

(021) 27623853 / 081293579959
cs@serkindo.com – www.serkindo.com

Manfaat dari iso 45001

Penerapan iso 45001 ini mempunyai berbagai manfaat yang bisa berdampak baik bagi perusahaan. contohnya :

  • Mengembangkan kebijakan K3
  • Bisa menentukan bahaya dan risiko K3 serta mempunyai upaya untuk menyelesaikan dan meminimalisir potensinya
  • Meningkatkan kesadaran semua pihak yang berkaitan tentang pentingnya sistem manajemen K3
  • Meningkatkan kinerja perusahaan
  • Memastikan para karyawan dan semua pihak ikut berpartisipasi secara langsung

Perbedaan Utama ISO 45001 dengan OHSAS 18001

Struktur

Klausul ISO 45001 

  • Scope
  • Leadership
  • Planning
  • Support
  • Operation
  • Acuan Normatif
  • Ketentuan dan definisi
  • Konteks Organisasi
  • Evaluasi kinerja
  • Perbaikan

Klausul OHSAS 18001

  • Scope atau jangkauan
  • Publikasi referensi
  • Ketentuan dan definisi
  • Persyaratan sistem manajemen OHSAS

Konteks Organisasi

ISO 45001 sebagai pengganti OHSAS 18001. ISO 45001 lebih fokus terhadap konteks organisasi. Pada klausulnya dijelaskan sebelum menyusun sistem manajemen K3 organisasi harus memahami kebutuhan berbagai pihak penting.

Pihak tersebut dituntut untuk mempertimbangkan isu K3 di internal maupun eksternal. Tentunya isu tersebut yang berdampak bagi organisasi dalam memenuhi tujuan dalam sistem manajemen K3.

Leadership

Leadership atau manajemen puncak menjadi aspek utama dalam seluruh manajemen yang ada dalam organisasi. Komitmen yang kuat dari leadership ini sangat dibutuhkan. Selain itu organisasi juga membutuhkan pekerja yang memiliki komitmen dalam sistem manajemen K3.

Sedangkan OHSAS 18001 memiliki sifat tunggal. Yang artinya sistem manajemen organisasi menggunakan tanggung jawab pada manajemen atau manajer K3.

Keikutsertaan karyawan

Tentunya sistem ini membutuhkan keikutsertaan dari individu di organisasi. Tanpa adanya pekerja sistem ini tidak dapat dijalankan dengan baik. Standar ini menekankan keikutsertaan karyawan terutama dalam sistem manajemen K3.

#badansertifikasiisodiindonesia
#badansertifikasilsupjakarta
#badansertifikasiisoterakreditasikanjakarta
#biayasertifikasiisojakarta
#biayasertifikasiiso14001
#biayasertifikasiiso45001
#biayasertifikasiiso37001
#birojasapengurusansmk3tangerangselatan
#hargasertifikasiiso9001
#iso9001murahjakarta
#jasaiso27001
#jasaiso22000dijakarta
#jasaiso22000jakarta
#jasakonsultanisomurahjakarta
#jasapembuataniso50001
#jasapembuatansertifikatlsupsurabaya
#jasasertifikasismk3jakarta
#jasasertifikasilsupjakarta
#jasasertifikasismk3murahjakarta
#jasalsupmurahterpercayajakarta
#jasalsupjakarta

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia
Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39
Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya
Kec. Serpong Utara Kota Tangerang Selatan
Banten 15324

(021) 27623853 / 081293579959
cs@serkindo.com – www.serkindo.com

Langkah Pengurusan Sertifikasi ISO 9001:2015

Seiring dengan banyaknya pertanyaan yang masuk ke team kami tentang bagaimana langkah-langkah pengurusan sertifikasi ISO 9001:2015, maka artikel kami kali ini akan memberikan gambaran pengurusan tersebut. Sertifikasi ISO

Seperti yang kita ketahui bahwa Sertifikasi ISO 9001:2015 hanya dikeluarkan oleh lembaga/badan sertifikasi resmi. Di Indonesia terdapat banyak Badan sertifikasi resmi yang  dapat mengelarkan sertifikat ISO 9001:2015 tersebut, seperti SGS, TUV,BVQI, URS, DQS, NQA,  dll.

Untuk dapat mengajukan sertifikasi ISO 9001:2015 ke badan Sertifikasi maka perusahaan/organisasi harus memenuhi persyaratan berikut, antara lain:

  1. Telah menerapkan sistem manajemen mutu IS0 9001:2015
  2. Lulus audit sertifikasi

 

Bila perusahaan/organisasi telah menerapkan ISO 9001:2015 perusahaan/organisasi dapat  mengajukan diri untuk diaudit ke badan sertifikasi yang dikehendaki. Pada ISO 9001 sebelumnya (2008),  Badan sertifikasi akan meminta perusahaan untuk mengirimkan dokumen ISO 9001 seperti  pedoman mutu, kebijakan mutu, sasaran mutu, 6 prosedur wajib, prosedur kerja departemen / bagian, bukti pelaksanaan internal audit dan rapat tinjauan manajemen. Namun pada ISO 9001:2015 ini, Sebelum dilakukan proses audit, Badan Sertifikasi akan meminta informasi-informasi tertulis (documented information) yang membuktikan perusahaan telah menerapkan ISO 9001:2015, seperti dokumen Konteks Organisasi, Identifikasi Internal/Eksternal Issue, Identifikasi kebutuhan dan ekspektasi Stake Holder, Risk Assessment Report, Kebijakan, Objective, bukti internal audit & management review, serta beberapa prosedur/informasi tertulis terkait dengan core process (proses inti). Tidak ada lagi keharusan mengirim 6 prosedur wajib dan Pedoman mutu (manual). Namun perusahaan dapat saja menempatkan context organisasi dalam dokumen yang disebut pedoman mutu atau manual perusahaan. Sertifikasi ISO

Jumlah hari dan waktu yang dibutuhkan untuk audit sertifikasi ditentukan oleh ruang lingkup, jumlah karyawan dan bidang pekerjaan dari perusahaan/organisasi. Secara teknis, audit sertifikasi dilakukan dalam 2 stage:

  1. stage 1, tahap ini bertujuan memeriksa pemenuhan persyaratan dokumentasi, oleh beberapa Badan Sertifikasi stage 1 ini biasanya dilakukan Off site, tidak perlu datang ke perusahaan (mempertimbangkan urgency-nya).
  2. stage 2, untuk memeriksa pemenuhan persyaratan implementasi secara keseluruhan di perusahaan/organisasi.

Bila tidak ditemukan kegagalan Major pada saat audit dan semua kegagalan minor & observasi telah dilakukan perbaikan maka perusahaan/organisasi dapat dinyatakan lulus Sertifikasi ISO 9001:2015. Sertifikat akan diterbitkan oleh Badan Sertifikasi  rata-rata 1 bulan setelah semua temuan diperbaiki.

Sertifikat ISO 9001:2015 berlaku untuk 3 tahun. Di antara 3 tahun itu, Badan Sertifikasi akan melakukan audit surveillance 6 bulan sekali atau satu tahun sekali untuk memastikan konsistensi penerapan ISO 9001:2015 di perusahaan/organisasi. Setelah 3 tahun, Perusahaan akan diaudit re-sertifikasi, untuk pembaharuan dan perpanjangan sertifikat.

Besarnya biaya sertifikasi ISO 9001:2015 tergantung bidang pekerjaan dan, ruang lingkup dan besarnya perusahaan/organisasi.  Dan setiap badan sertifikasi pun memiliki standar harga yang berbeda-beda pula. Setidaknya sebuah perusahaan yang akan melakukan sertifikasi ISO 9001:2015 harus mempersiapkan :

  • Biaya audit sertifikasi dikeluarkan di awal pengajuan sertifikasi.
  • Biaya audit surveillance dikeluarkan menjelang surveilance (6 bulan sekali atau setahun sekali).

Proses Sertifikasi dapat berjalan dengan lancar bila perusahaan telah menerapkan persyaratan ISO 9001:2015 secara konsisten.

Demikian informasi yang bisa kami share, semoga bermanfaat untuk bisnis anda. Jika anda membutuhkan konsultan ISO segera hubungi kami dan dapatkan harga promo special.

#badansertifikasiisodiindonesia
#badansertifikasilsupjakarta
#badansertifikasiisoterakreditasikanjakarta
#biayasertifikasiisojakarta
#biayasertifikasiiso14001
#biayasertifikasiiso45001
#biayasertifikasiiso37001
#birojasapengurusansmk3tangerangselatan
#hargasertifikasiiso9001
#iso9001murahjakarta
#jasaiso27001
#jasaiso22000dijakarta
#jasaiso22000jakarta
#jasakonsultanisomurahjakarta
#jasapembuataniso50001
#jasapembuatansertifikatlsupsurabaya
#jasasertifikasismk3jakarta
#jasasertifikasilsupjakarta
#jasasertifikasismk3murahjakarta
#jasalsupmurahterpercayajakarta
#jasalsupjakarta

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia
Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39
Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya
Kec. Serpong Utara Kota Tangerang Selatan
Banten 15324

(021) 27623853 / 081293579959
cs@serkindo.com – www.serkindo.com

Badan sertifikasi iso yang bagus

Untuk menentukan mana yang terbaik, tentu banyak bergantung karakteristik dan tujuan organisasi yang akan melakukan sertifikasi. Beberapa variabel di bawah ini semoga bisa membantu bagaimana organisasi memilih Badan Sertifikasi (BS) ISO:

  1. Bersertifikat akreditasi KAN yang masih berlaku

    Pastikan bahwa BS sudah diakui oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk memberikan sertifikasi standard ISO di ruang lingkup/ bidang yang akan disertifikasi. Pastikan juga bahwa akreditasi KAN yang diperoleh BS tersebut masih berlaku dengan memeriksanya di website KAN.Sebenarnya BS yang diakreditasi komite akreditasi negara lain tidak masalah, selama komite akreditasi tersebut telah sudah bekerjama dalam International Acreditation Forum (IAF). Namun alangkah baiknya menghormati lembaga milik pemerintah jika organisasi yang disertifikasi masih berdomisili di Indonesia. Dengan adanya akreditasi KAN, kita bisa berharap kinerja BS lebih termonitor karena kedekatan geografis.Jika standard ISO yang akan disertifikasi bukanlah standard yang masih dalam ruang lingkup kemampuan akreditasi KAN tentu point pertama ini bisa diabaikan. Misalnya untuk ISO 50001, KAN belum melayani jasa akreditasi sehingga BS yang tersedia tentu hanya diakreditasi oleh lembaga akreditasi selain KAN. Namun jika masih dalam ruang lingkup akreditasi KAN sebaiknya point ini dipertimbangkan, khususnya untuk standar ISO yang telah diadopsi sebagai SNI, misalnya SNI ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu.

Sebagai contoh perusahaan yang memproduksi alat-alat listrik ingin sertifikasi ISO 9001, maka sebaiknya perusahaan tersebut memilih BS yang telah terakreditasi oleh KAN dalam hal sertifikasi standard ISO 9001 untuk organisasi di bidang peralatan listrik.

  1. Sesuai ekspektasi customer

Jika organisasi merupakan eksportir yang menjual produk ke negara tertentu, perhatikan lembaga akreditasi yang bisa diterima negara tersebut. Hal ini untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan otoritas publik di sana. Misalkan produk dijual ke Australia dan New Zealand, carilah BS yang telah mempunyai akreditasi dari JAS-ANZ (semacam Komite Akreditasi Nasional-nya Australia dan New Zealand).Meskipun, dalam contoh tersebut, jika eksportir menggunakan BS yang hanya terakreditasi lembaga seperti UKAS maupun KAN mungkin juga tidak akan ditolak. Karena keberterimaan akreditasi antar negara sudah diatur melalui kesepakatan dalam forum-forum seperti Pasific Accreditation Cooperation (PAC) dan International Acreditation Forum (IAF). Namun apa salahnya berhati-hati dan memberikan nilai yang lebih menghargai customer.

Jika customer adalah sebuah perusahaan yang telah bersertifikat ISO, mungkin perlu dipertimbangkan juga untuk menggunakan BS yang dipilih dan dipercaya oleh customer tersebut. Sehingga sertifikat yang dimiliki organisasi memberikan kredibilitas di mata customer. Atau mungkin lebih baik jika organisasi mengkomunikasikan secara langsung dengan customer tentang BS yang diharapkan.

  1. Berpengalaman dalam bidang yang relevan

Perhatikan pengalaman BS dalam memberikan jasa audit dan sertifikat. Apakah BS pernah dipercaya dalam sertifikasi perusahaan yang sejenis dengan usaha atau ruang lingkup bidang yang akan disertifikasi? Apakah perusahaan sejenis yang telah disertifikasi oleh BS tersebut merupakan perusahaan yang dikenal sebagai perusahaan bagus dan terkenal?Semakin banyak pelanggan BS serta semakin panjang pengalamannya dalam sertifikasi dan surveillance di bidang yang sejenis menunjukkan spesialisasi dan kemampuannya yang dipercaya banyak pihak.

  1. Kejelasan status lembaga

Mungkin status BS juga menjadi pertimbangan dalam mengetahui reputasi BS. Apakah BS tersebut merupakan Cabang dari BS yang sudah terkenal di luar negeri. Atau apakah BS merupakan semacam francise yang menggunakan merek salah satu BS yang sudah ada namun secara manajemen terpisah secara mandiri. Ataukah juga BS yang murni merupakan BS mandiri, mempunyai merek sendiri dan bukan cabang dari BS luar negeri.Meskipun hal ini hanyalah atribut yang tidak menentukan secara substansial sebagus apa BS, tetapi BS yang merupakan Cabang dari BS yang sudah lama berdiri dan mempunyai nama terkenal di seluruh dunia tentu mempunyai internal control yang sudah mapan dan ketat untuk menjaga reputasinya.

Tidak ada salahnya organisasi yang hendak melakukan sertifikasi mereview sejauh mana prosedur sertifikasi BS dan termasuk bagaimana mengajukan komplain atas audit yang dilakukan auditor BS.

  1. Mempunyai sumberdaya yang jelas dan handal

Bukan hanya lembaga yang perlu diperhatikan. Tapi auditor yang akan diterjunkan di lapangan oleh BS juga perlu diperhatikan pengalamannya. Misalnya apakah auditor tersebut pernah bekerja di perusahaan atau organisasi sejenis dengan bidang yang akan disertifikasi? Apakah auditor berpengalaman melakukan audit di perusahaan sejenis?Dengan melihat latar belakang pengalaman auditor, organisasi dapat berharap bahwa audit yang dilakukan tidak hanya menghasilkan sertifikat saja, namun juga temuan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi improvement organisasi. Auditor dengan pengetahuan dan latar belakang manufaktur otomotif yang mengaudit sektor pendidikan sangat berpotensi tidak maksimal bagi perbaikan organisasi. Beberapa BS telah menyediakan auditor spesifik untuk bidang-bidang organisasi yang akan disertifikasi.

Akan lebih baik lagi jika auditor tersebut bukan auditor freelance. Dengan memiliki auditor tetap, BS menunjukkan kualitas dan keseriusan lembaganya dalam memenuhi pelayanan sertifikasi dan surveillance dalam jangka panjang.

  1. Bertarif transparan dan kompetitif

Tentu saja ini masalah negosiasi. Tetapi biasanya jumlah karyawan, bidang yang digeluti organisasi/ perusahaan, maupun site yang harus dikunjungi menjadi pertimbangan harga sertifikasi. Sebaiknya organisasi tidak hanya melihat biaya audit pertama saja, namun juga mempertimbangkan biaya sewaktu surveillance juga.

.https://isoindonesiacenter.com/tips-memilih-badan-sertifikasi-iso/

#iso9001

#iso90012015

#iso9001accredited

#iso9001certification

#iso9001consultant

#iso9001indonesia

#iso9001internalaudit

#iso9001internalauditor

#iso9001sertifikasi

#iso9001standard

#iso9001versi2015

#ıso9001

#lembaga sertifikasi iso

#sertifikasi iso indonesia

#sertifikasiiso

#sertifikasiiso9001

#sertifikasiisomurah

#sertifikasiisoperusahaan

#sertifikasiisosurabaya

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia
Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39
Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya
Kec. Serpong Utara Kota Tangerang Selatan
Banten 15324

(021) 27623853 / 081293579959
cs@serkindo.com – www.serkindo.com

Apa saja Persyaratan ISO 50001

Standar ISO 50001 menetapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh organisasi atau perusahaan yang ingin mendapatkan sertifikasi dalam Sistem Manajemen Energi (EnMS). Berikut adalah beberapa persyaratan utama dari Standar ISO 50001

Kebijakan Energi

Organisasi harus mengembangkan kebijakan energi yang terdokumentasi. Kebijakan ini harus mendukung komitmen organisasi untuk meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Perencanaan Energi

Organisasi harus menetapkan tujuan, target, dan tindakan untuk meningkatkan efisiensi energi yang didasarkan pada informasi yang relevan dan sesuai dengan kebijakan energi.

Tujuan ini haruslah konkret, terukur, dan realistis, sehingga dapat dijadikan sebagai landasan untuk mengambil tindakan perbaikan yang efektif dalam penggunaan energi.

Pelaksanaan dan Operasi

Organisasi harus secara jelas menetapkan siapa yang bertanggung jawab atas manajemen energi, memberikan wewenang yang diperlukan, dan merinci prosedur yang harus diikuti.

Selain itu, organisasi harus aktif mengidentifikasi peluang untuk menghemat energi, seperti menggunakan teknologi yang lebih efisien atau mengurangi pemborosan energi.

Setelah identifikasi tersebut, langkah-langkah tindakan perbaikan harus diimplementasikan dengan sungguh-sungguh.

Langkah ini mencakup perbaikan dalam proses operasional yang dapat mengurangi penggunaan energi, serta memastikan bahwa operasi harian berjalan dengan efisien agar sumber daya energi tidak terbuang percuma.

Pemantauan dan Pengukuran

Organisasi harus mengukur, memantau, dan mengumpulkan data tentang kinerja energi mereka, termasuk pemantauan konsumsi energi, penilaian efektivitas tindakan penghematan, dan pelaporan hasilnya.

Evaluasi Kepatuhan

Organisasi harus secara berkala mengevaluasi kinerja energi mereka untuk memastikan bahwa mereka mematuhi kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan, serta memenuhi persyaratan hukum dan peraturan yang berlaku.

Pengauditan Internal

Organisasi harus melakukan audit internal secara berkala untuk memeriksa keefektifan dan kepatuhan sistem manajemen energi mereka terhadap standar ISO 50001.

Tinjauan oleh Manajemen

Manajemen puncak harus melakukan tinjauan secara berkala terhadap Sistem Manajemen Energi. Tinjauan ini mencakup evaluasi kinerja energi, efektivitas tindakan perbaikan, dan relevansi kebijakan energi.

Komitmen Manajemen

Manajemen puncak harus menunjukkan komitmen yang kuat terhadap penerapan Sistem Manajemen Energi dan menyediakan sumber daya yang cukup untuk mendukungnya.

Pelatihan dan Kesadaran

Organisasi harus memastikan bahwa personel yang terlibat dalam Sistem Manajemen Energi memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan. Mereka juga harus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya efisiensi energi.

Komitmen untuk Perbaikan Berkelanjutan

Organisasi harus berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja energi mereka secara berkelanjutan dengan mengejar efisiensi energi yang lebih tinggi dan mengurangi dampak lingkungan.

Korespondensi dengan Persyaratan Hukum

Organisasi harus memastikan bahwa kegiatan mereka sejalan dengan persyaratan hukum yang berlaku dalam hal energi dan lingkungan.

Penting untuk diingat bahwa persyaratan ISO 50001 dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan kompleksitas organisasi. Oleh karena itu, organisasi harus menyesuaikan implementasi ISO 50001 dengan kebutuhan dan karakteristik mereka sendiri. Sertifikasi ISO 50001 dapat membantu organisasi meningkatkan efisiensi energi, mengurangi biaya operasional, dan mengurangi dampak lingkungan.

https://myrobin.id/untuk-bisnis/iso-50001/

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia
Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39
Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya
Kec. Serpong Utara Kota Tangerang Selatan
Banten 15324

https://maps.google.com/?cid=6601626345943957164&entry=gps

(021) 27623853 / 081293579959
cs@serkindo.com – www.serkindo.com

Apa manfaat Implementasi ISO 50001?

Penerapan standar ISO 50001 bertujuan untuk mengurangi dampak negatif efek rumah kaca yang sedang terjadi saat ini. Dampak ini dapat menjadi lebih parah jika tidak segera ditangani dan bahkan bisa berdampak buruk pada lingkungan yang kita tinggali.

Secara lebih rinci, berikut adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh oleh perusahaan saat menerapkan Sistem Manajemen Energi ISO 50001:

Meningkatkan Performa Energi

ISO 50001 membantu perusahaan meningkatkan efisiensi penggunaan energi mereka secara signifikan, mengurangi konsumsi energi berlebihan, dan menghemat sumber daya.

Pengembangan Kebijakan Energi

Perusahaan dapat menyusun dan mengembangkan kebijakan penggunaan energi yang lebih efisien demi mencapai tujuan energi yang lebih baik.

Pengelolaan Risiko Energi

ISO 50001 memungkinkan perusahaan untuk lebih baik dalam mengelola risiko energi dan dampaknya dengan cara yang efisien dan efektif.

Peningkatan Daya Saing

Dengan mengelola energi secara lebih baik, perusahaan dapat menjadi lebih kompetitif di pasar dan mengurangi tingkat kerentanannya terhadap fluktuasi ketersediaan serta harga energi.

Pengurangan Biaya

Implementasi ISO 50001 dapat mengurangi biaya atas penggunaan energi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Kepatuhan Hukum

Mengadopsi standar ini membantu perusahaan memenuhi persyaratan hukum dan peraturan yang berkaitan dengan penggunaan energi.

Reputasi Perusahaan

ISO 50001 juga membantu perusahaan membuktikan komitmen dan tanggung jawab mereka terhadap lingkungan, yang dapat meningkatkan reputasi perusahaan di mata publik dan pemangku kepentingan.

Namun, perlu diingat bahwa keberhasilan penerapan ISO 50001 sangat bergantung pada komitmen stakeholder dalam perusahaan, terutama C-Level. C-Level perlu menunjuk seorang wakil yang bertanggung jawab memastikan sistem manajemen energi diterapkan sesuai dengan ISO 50001 dan melaporkan hasil kinerja kepada mereka untuk evaluasi lebih lanjut.

Bagaimana Memperoleh Sertifikasi ISO 50001

Proses mendapatkan sertifikasi ISO 50001 memerlukan sejumlah tahapan dan persiapan yang penting bagi sebuah perusahaan. Berikut adalah penjelasan tentang tahap-tahap tersebut:

Membuat Komitmen

Manajemen puncak atau pimpinan perusahaan harus berkomitmen untuk melaksanakan implementasi ISO 50001 Sistem Manajemen Energi. Mereka juga perlu terlibat dengan berbagai asosiasi, badan, atau instansi lain untuk mencari referensi yang mendukung. Salah satu persyaratan ISO adalah bahwa organisasi tersebut minimal harus sudah beroperasi selama tiga bulan.

Membentuk Tim ISO

Organisasi atau perusahaan harus menetapkan tim yang akan bertanggung jawab atas pelaksanaan penerapan ISO 50001. Tim ini biasanya terdiri dari seorang ketua dan anggota tim yang mewakili tiap divisi atau departemen. Jika perlu, manajemen puncak dapat menunjuk wakil manajemen.

Melakukan Pelatihan

Pelatihan terhadap staf sangat penting untuk meningkatkan pemahaman tentang Sistem Manajemen Energi dan ISO 50001, terutama jika pengetahuan tentang ISO 50001 masih terbatas. Materi pelatihan mencakup konsep sistem manajemen energi, interpretasi persyaratan, dan implementasi standar ISO 50001.

Memilih Lembaga Sertifikasi ISO

Setelah pelatihan dan persiapan, perusahaan mengajukan permohonan sertifikasi ke lembaga atau badan sertifikasi yang memiliki akreditasi resmi.

Melakukan Gap-Analysis dan Menyiapkan Dokumen yang Diperlukan

Perusahaan melakukan perbandingan antara sistem manajemen yang sudah diterapkan dengan standar ISO 50001 dan menganalisis kesenjangannya. Selain itu, perusahaan juga perlu menetapkan kebijakan, struktur organisasi, job description, hingga prosedur kerja masing-masing departemen.

Pendaftaran dan Pengajuan Permohonan

Perusahaan harus memulai dengan mendaftar dan mengajukan permohonan untuk mendapatkan sertifikasi ISO 50001 sebagai langkah awal yang menandai niat serius untuk mengelola energi secara efisien.

Audit ISO 50001 Sistem Manajemen Energi

Proses audit ini terdiri dari dua tahap:

Pre-assessment (Penilaian Awal): Pada tahap ini, auditor yang bersertifikasi akan melakukan penilaian terhadap sistem organisasi perusahaan. Tujuannya adalah memastikan bahwa perusahaan telah mempersiapkan diri untuk menerapkan ISO 50001 dan telah mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu ditingkatkan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Sertifikasi (Penilaian Sertifikasi): Pada tahap ini, tim audit akan melakukan penilaian yang lebih mendalam terhadap implementasi ISO 50001 dalam perusahaan. Mereka akan menggali lebih dalam tentang sistem manajemen energi yang diterapkan. Jika hasil audit memenuhi standar, lembaga sertifikasi akan mengeluarkan rekomendasi dan sertifikat sebagai bukti bahwa perusahaan telah berhasil lolos sertifikasi.

Audit Berkala Tahunan

Setelah mendapatkan sertifikasi, perusahaan harus menjalani audit berkala setiap tahunnya. Audit ini bertujuan untuk memastikan bahwa perusahaan terus konsisten menerapkan standar ISO 50001 Sistem Manajemen Energi. Jika dalam proses audit ditemukan ketidaksesuaian dengan standar, sertifikasi tersebut dapat dicabut.

Pengembangan Kebijakan, Prosedur, dan Protokol

Selain menjalani audit, perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi ISO 50001 juga harus terus mengembangkan berbagai kebijakan, prosedur, dan protokol terkait manajemen energi, yang mencakup tanggung jawab manajemen atas manajemen energi, perencanaan energi, penetapan tujuan dan sasaran penggunaan energi, serta komunikasi dan pelatihan terkait energi.

Perusahaan perlu memiliki pemahaman yang kuat tentang apa itu ISO 50001 Sistem Manajemen Energi dan segala hal terkait sebelum mereka memulai proses sertifikasi.

Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat diperlukan, termasuk pelatihan sumber daya manusia dan pengembangan kebijakan yang sesuai dengan standar ISO 50001 demi membantu perusahaan dalam mencapai dan mempertahankan sertifikasi tersebut.

https://myrobin.id/untuk-bisnis/iso-50001/

Kontak Kami :
PT. Sertifikasi Indonesia
Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39
Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya
Kec. Serpong Utara Kota Tangerang Selatan
Banten 15324

https://maps.google.com/?cid=6601626345943957164&entry=gps

(021) 27623853 / 081293579959
cs@serkindo.com – www.serkindo.com